Kamis, 21 Januari 2016

Kamera Panasonic Dengan OS Android

 

Spesifikasi dan Harga Panasonic Lumix DMC-CM10


Kamera Panasonic 2016 dan Belum lama ini Panasonic secara resmi telah memperkenalkan kamera pintar yang mengusung sistem operasi Android melalui seri Lumix DMC-CM10. Pada dasarnya, Lumix DMC-CM10 adalah perangkat yang sama dengan Lumix DMC-CM1, tetapi minus kemampuan telepon. Harga Panasonic Lumix DMC-CM10 adalah $850 atau sekitar Rp 11,8 juta.

Keunggulan utama dari Panasonic Lumix DMC-CM10 ini adalah dibekali dengan kamera dengan sensor berukuran besar, yakni 1 inci dengan resolusi 20 megapiksel yang ditandemkan dengan lensa Leica dengan aperture f/2.8 di bagian belakang ponsel. Sensor kamera Lumix DMC-CM10 ini dua kali lebih besar dari Lumia 1020 dan empat kali lipat lebih besar dari rata-rata sensor kamera flagship saat ini.

Ukuran sensor yang besar pada Panasonic Lumix DMC-CM10 ini membuatnya mampu menangkap cahaya yang lebih banyak dari rata-rata kamera saat ini dan dipadukan dengan lensa Leica membuat hasil jepretannya berkualitas tinggi. Panasonic juga membekali Lumix DMC-CM10 dengan kemampuan untuk merekam video 4K dengan kecepatan 15fps. Lumix DMC-CM10 juga mampu merekam video full HD 1080p dengan kecepatan 30fps.


Spesifikasi Panasonic Lumix DMC-CM10 sebagai kamera cukup mumpuni dengan layar berukuran 4,7 inci dengan resolusi full HD 1920 x 1080 piksel dengan kerapatan 469 piksel per inci. Tak hanya itu, Lumix DMC-CM10 didukung oleh memori internal berkapasitas 16GB yang dilengkapi dengan slot microSD untuk ekspansi memori eksternal. Panasonic Lumix DMC-CM10 menjalankan sistem operasi Android 4.4 KitKat yang dijanjikan update ke Android 5.0 Lollipop.


Sektor dapur pacu, Panasonic Lumix DMC-CM10 juga cukup bertenaga dengan dukungan chipset Qualcomm Snapdragon 801 yang mengusung prosesor quad-core Krait 400 berkecepatan 2,3GHz yang dipadukan dengan memori RAM sebesar 2GB dan didukung oleh pengolah grafis mumpuni dari Adreon 330.

Smartphone hybrid Panasonic Lumix DMC-CM10 ini didukung oleh konektivitas yang lengkap, sebut saja WiFi, Bluetooth, GPS, NFC, dan disokong baterai 2600mAh untuk mencukupi kebutuhan dayanya.

Minggu, 17 Januari 2016

Kamera Mirrorless Fujifilm X-Pro2

 

Spesifikasi dan Harga Kamera Mirrorless Fujifilm X-Pro2


Kamera Mirrorless Fujifilm 2016 dan Fujifilm akhirnya resmi merilis kamera mirrorless X-Pro2 dalam acara di markas besarnya di Tokyo, Jepang, Jumat (15/1/2015).

Kamera baru tersebut memang sudah dinanti cukup lama. Sejak meluncurkan lini produk X-Series dengan kamera X-Pro1 pada 2012 silam, Fujifilm tak kunjung merilis penerusnya.

Memang mereka mengeluarkan berbagai lini produk X-Series lain, seperti X-T1, X-E2, X100ST dan X30. Tapi X-Pro1 hanya semata wayang saja, hingga peluncuran saudara mudanya hari ini.

Tampilan X-Pro2 ternyata sesuai dengan bocoran foto yang sempat beredar. Ada sejumlah perubahan tata letak, namun secara keseluruhan memberikan kesan klasik yang sama.

Perbedaan terbesar akan terasa saat pengguna menyentuh tuas mungil yang befungsi sebagai alat memilih titik fokus.

Spesifikasi Mirrorless Fujifilm X-Pro2 dan kamera baru ini duduk di kasta tertinggi lini X-Series dan untuk pertama kalinya Fujifilm menyematkan sensor dengan kekuatan lebih dari 16 megapiksel.

Fujifilm X-Pro2 menggunakan X-Trans CMOS III dengan ketajaman 24 megapiksel, dikombinasikan dengan prosesor terbaru X-Processor Pro yang mampu memotret up to delapan frame per detik.

Sistem autofocus kamera ini memiliki 273 titik, 77 titik diantaranya menggunakan teknologi phase detection dan meliputi 40 persen frame.


Kecepatan shutter pun ditingkatkan menjadi 1/8000 detik, dibandingkan saudara tuanya yang hanya 1/4000 detik. Begitu juga dengan kecepatan sinkronisasi dengan flash meningkat jadi 1/250 detik.

Kini di X-Pro2 juga sudah ada koneksi WiFi yang berguna untuk memindahkan foto ke ponsel. Ada juga dua slot memori, peningkatan resolusi layar hingga 1,62 juta dots serta perubahan user interface kamera.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari TheVerge, Jumat (15/1/2016), pengguna bisa mendapatkan X-Pro2 mulai Februari mendatang dengan harga banderol 1.700 dollar Amerika Serikat atau setara Rp 23 juta.

Kamis, 31 Desember 2015

Kamera Mirrorless Canon Terbaru 2016

Kamera Mirrorless Canon EOS M10 Untuk Pemula


Kamera Mirrorless Canon EOS M10 dipastikan akan segera masuk ke Indonesia pada awal 2016 nanti melalui Distributor tunggal PT Datascrip

"Sekitar Januari nanti kami luncurkan EOS baru (M10). Sekarang kami sedang bersiap merilis dan re-branding juga," terang Marketing Manager Image Communications Div. PT Datascrip, Angelie Ivone di sela peluncuran kamera Canon PowerShot G5X dan G9X di Bandung, Selasa (15/12/2015) malam.

"Canon memang mencoba menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen, karena sekarang mulai banyak yang berminat ke kamera mirrorless. Ini untuk pengguna yang ingin kamera lebih kecil tapi tetap ingin bisa ganti lensa," imbuhnya.

Kamera Mirrorless Canon Terbaru 2016 dan Seperti diketahui, EOS M10 merupakan mirrorless seri terbaru Canon. Berbeda dari model sebelumnya, EOS M3 yang menyasar kalangan fotografer, kamera ini dimaksudkan bagi pengguna pemula.

Canon menyematkan sensor APS-C 18 megapiksel pada EOS M10. Sensor ini serupa dengan yang terdapat di kamera-kamera DSLR bikinan pabrikan yang sama. Adapun urusan pengolahan gambar dipercayakan pada prosesor Digic 6.

Pengguna EOS M10 bisa mengatur sensitivitas ISO mulai dari 100 hingga maksimal 12.800. Mereka juga bisa memakainya untuk merekam video 1080p dalam 24 atau 30 frame per detik, serta memindahkan foto dengan fitur WiFi dan NFC.

Kamera DSLR Nikon Tercanggih 2016


Spesifikasi Kamera Nikon D5 Yang Super Canggih


Kamera DSLR Nikon Terbaru 2016 dan dikabarkan sudah mulai memproduksi kamera  DSLR full frame terbarunya, yaitu seri D5 yang bakal duduk di urutan teratas sebagai kamera tercanggih dari perusahaan Jepang tersebut.

Desas-desus yang beredar mengungkap bahwa Nikon D5 memiliki sensor 20 megapiksel serta 153 titik autofocus.

Selain soal sensor dan titik fokus, flagship Nikon itu kemungkinan memiliki sensitivitas cahaya maksimal hingga ISO 102.400, kemampuan video 4K dengan 60 atau 30 frame per detik, serta full HD slow motion.

Kamera Nikon D5 sebenarnya telah diumumkan sejak November tahun ini. Kamera ini merupakan penerus seri full fram Nikon e D4 yang selama tiga tahun belakangan begitu populer di kalangan fotografer profesional.


Dilansir KompasTekno dari PetaPixel, Kamis (17/12/2015), kali ini selain spesifikasi, telah bocor sejumlah foto yang menampilkan detil bodi Nikon D5.

Pada bagian belakang tak terlihat banyak perubahan. Alokasi tombol seperti Menu, White Balance, Zoom In dan Zoom out, tetap berada di lokasi yang sama seperti pada Nikon D4.

Sementara itu terlihat sebuah shortcut baru, yaitu Fn3, menempel pada bagian kiri bawah. Dan di bagian depan, tepatnya di sisi kanan lensa terdapat tambahan tombol Fn1 dan Fn2 yang masing-masing dapat diprogram untuk keperluan tertentu.

Sebelumnya, Nikon D4 hanya dibekali dengan dua tombol Fn yang terletak di sisi lensa serta sudut kanan bawah bodi.

Jumat, 11 Desember 2015

Kamera Mirrorless Yang Cocok Buat Traveller


Kamera Mirrorless - Olympus OMD E-M10 Mark II


Olympus OMD E-M10 Mark II baru saja hadir di Indonesia. Kamera ini ditawarkan dengan paket lensa 14-42mm f3,5-5.6 EZ, premium lens 45 mm f1.8, Riva Mirrorless bag, senilai Rp. 20 jutaan.

Khusus paket launching perdana ini kamera beresolusi 16.1 megapiksel tersebut dibanderol hanya Rp. 13.999.000 khusus untuk pasar Indonesia. Olympus OMD E-M10 Mark II membidik segmen family dan traveller dengan segudang fitur dan teknologi kamera profesional.

“Dengan hadirnya Olympus OMD E-M10 Mark II, kini tool profesional berada di tangan Anda. Beragam fitur canggih kamera profesional sudah tertanam pada kamera ini," kata Sandy Chandra, Marketing Manager Olympus Customer Care Indonesia (OCCI) melalui keterangan resminya, Minggu (6/12/2015).

"Anda juga tidak perlu membawa tripod untuk menstabilkan gerakan ketika memotret atau merekam video. Fungsi tripod sudah tergantikan dengan adanya teknologi image stabilizer (IS) 5-axis di body kamera,” tambahnya.

Image stabilizer 5-axis Dalam Bodi :


Lebih lanjut, Sandy mengatakan bahwa teknologi In body Image Stabilizer (IS) dengan 5 axis tidak ada disematkan pada kamera lainnya selain di kamera Olympus.

"Biasanya, mereka (merek kamera lain) menyematkan IS pada bodi kamera 3 axis, lensa 2 axis. Kami menyatukannya dalam bodi kamera. Hasilnya lebih optimal. Menggunakan lensa tanpa teknologi IS pun, dijamin tetap stabil," tukasnya.

Fungsi IS diklaim berguna untuk mendapatkan hasil gambar yang stabil dan tajam ketika memotret dengan kondisi low light (yang membutuhkan slow speed) atau saat kondisi kamera terguncang ketika dalam mode video recording. Pada umumnya, IS memiliki 2 tipe yaitu yang terdapat pada lensa dan pada bodi kamera.

IS pada lensa menggunakan sebuah elemen optik tambahan yang terbatas hanya bekerja pada 2-axis yaitu pada sumbu x dan y, sedangkan IS yang terdapat pada bodi kamera Olympus OMD E-M10 Mark II bekerja dengan cara menggerakan image sensor sesuai arah gerakan pada sumbu x dan y, gerakan pitch (seperti gerakan mengangguk), yaw (seperti gerakan menggeleng), dan rolling (seperti gerakan lensa memutar).


Berkat IS 5-axis pada OMD E-M10 Mark II, fotografer dapat memotret dengan kecepatan shutter lambat tanpa khawatir blur dan ketika kamera sedang merekam movie, gambar menjadi jauh lebih stabil layaknya perekaman movie professional.

"Kemudian perlu diingat bahwa kamera menjadi ringan karena tidak memerlukan alat stabilizer tambahan seperti gimbal dan sebagainya yang alih-alih menambah bobot dan biaya. Terpenting dari semua itu, tentunya gambar tetap berkualitas tinggi dan tajam," ujar Sandy.